Wednesday, August 13, 2014



Rasa-rasanya aku tlah dibingungkan oleh otakku yang begitu peka, ya sebegitu sangat pekanya sampai aku merasa ada yang berbeda dibalik semuanya, entah apa namanya, atau benar adanya. Rasanya aku ingin tahu tentang suatu hal yang slama ini belum kutahu. Ketika aku berada dalam titik dimana aku diterpa oleh rasa kecemburuan, aku ingin menghempaskan terpaan itu dan lari darinya, namun nyatanya aku tak bisa. Aku takut dia membagi cintanya atau malah menyembunyikan sesuatu dariku, aku takut semua itu akan terjadi, aku tak mau kecurigaanku menghasilkan kata fakta.
Kepercayaanku tak bisa kuberikan seutuhnya olehnya, bagaimana tidak? Seperti apa hidupnya dan bagaimana keadaannya pun aku tak tahu. Ingin rasanya aku membuka perlahan pintu kehidupannya, namun kenyataannya aku hanya bisa menatapnya dari balik jendela. Aku ingin masuk dan berada didalamnya, masuk didalamnya? Membukakan pintu pun dia seperti tak sudi. Aku bingung dia dengan gampangnya masuk dikehidupanku, tapi aku? Aku sangat susah. Apakah aku salah bila aku jatuh terlalu dalam cintanya dan merasakan seperti pasangan yang lainnya, kekasih yang terlihat begitu spesial. Apa aku salah menginginkah sepatah dua patah dari bibirnya? Apakah aku salah menginginkan dia seutuhnya? Aku ingin tahu seperti apa kehidupannya dan menghirup udaranya. Aku ingin~

No comments:

Post a Comment